CEO sekaligus Pendiri WhatsApp keluar dari Facebook, Kenapa?

CEO Pendiri WhatsApp keluar dari Facebook
Kabar mengejutkan datang dari pendiri aplikasi WhatsApp, Jan Koum yang juga merupakan CEO dari aplikasi WhatsApp itu sendiri memutuskan untuk mengundurkan diri dari Facebook. Jan Koum tidak memberikan alasan kenapa dia keluar dari Facebook, namun dari kabar yang beredar Koum sudah muak dengan skandal penyalahgunaan puluhan juta data pengguna yang menimpa Facebook belakangan ini.

Pada 2014 yang lalu Facebook mengakuisisi WhatsApp seharga US$22 miliar bila dirupiahkan senilai Rp302 Triliun, Mark Zuckerberg selaku CEO Facebook juga menanggapi pengunduran diri Koum, dia berterima kasih atas jasanya untuk WhatsApp. Laman The Washington Post menyebutkan Koum keluar setelah ribut masalah strategi.

Salah seorang pendiri Facebook lainnya Brian Acton, sudah lebih dulu keluar dari Facebook bulan september 2017, dia juga mengunggah tanda pagar #DeleteFacebook. Mengenai siapa pengganti Jan Koum Facebook menolak berkomentar. Setelah resign, Acton menciptakan aplikasi bernama Signal.

Karena kasus bocornya puluhan juta data pengguna, saham Facebook jatuh 6,77 persen setelah informasi kebocoran beredar. Bukan hanya itu, orang-orang sampai membuat hastag #deletefacebook karena rasa kecewa dan mulai luntur rasa kepercayaan mereka terhadap Facebook.

Acton juga menyampaikan pernyataan tersebut dalam akun Twitternya

Berikut ini pernyataan lengkapnya di akun Facebook:
"Hampir satu dekade sejak Brian dan aku memulai WhatsApp, dan ini telah menjadi perjalanan mengagumkan dengan beberapa orang terbaik. Namun sekarang adalah waktunya bagiku untuk move on.

Aku terberkati bekerja dengan tim kecil yang luar biasa dan menyaksikan bagaimana fokus dengan kadar yang gila, bisa memproduksi sebuah aplikasi yang digunakan oleh begitu banyak orang di seluruh dunia.

Aku pergi di saat orang-orang menggunakan WhatsApp dengan bermacam cara lebih dari yang bisa aku bayangkan. Timnya juga lebih kuat dan akan terus melakukan hal-hal luar biasa.

Aku mengambil waktu istirahat untuk melakukan hal-hal yang aku senangi di luar teknologi, misalnya mengkoleksi Porsche langka, mengutak atik mobil dan bermain frisbee. Dan aku masih akan bersorak untuk WhatsApp, dari sisi luar.

Terima kasih pada semua orang yang membuat perjalanan ini menjadi mungkin"

CEO Facebook Mark Zuckerberg serta COO Facebook Sheryl Sandberg ikut mengucapkan terima kasih.

"Yang pasti, saya akan merindukan kerja bersamamu. Saya bersyukur atas semua kerja keras yang telah kamu lakukan, menghubungkan dunia, semua yang telah kamu ajarkan, termasuk sistem enkripsi, Nilai-nilai ini akan terus ada di jantung WhatsApp.

Belum ada Komentar untuk "CEO sekaligus Pendiri WhatsApp keluar dari Facebook, Kenapa?"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel